Diselenggarakan Oleh :
logo logo logo logo

Artikel & Berita


img

12 Oktober 2017

Dua Lokasi Pengasuhan Hiu Ditandai di Manggarai Barat

Ada sembilan ekor anakan hiu yang tersangkut di jaring dasar milik Bapak Aja, nelayan Desa Rangko, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat ini. Sembilan ekor blackspot tail shark (Carchahinus sorrah) ini ditemukan mati dengan jaring tersangkut pada moncong dan beberapa terbelit di tubuh.
Hiu tersebut merupakan anakan dengan rata-rata panjang 70 – 80 cm, yang terdiri dari 4 jantan dan 5 betina. Padahal idealnya, black spot tail shark, yang disebut hiu tenggiri oleh masyarakat Desa Rangko, dewasa dengan ukuran 103 -115 cm untuk jantan dan 110-118 cm pada betina.
Selengkapnya .


img

16 Agustus 2017

Pertama di Dunia Penelitian Kesehatan Hiu Paus

Untuk pertama kalinya, para ilmuwan bersama pakar dari Amerika Serikat berhasil melaksanakan pemeriksaan kesehatan dari populasi hiu paus –yang sejak tahun 2016 termasuk dalam status "Terancam Punah" (Endangered) dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah Internasional Union for Conservation of Nature (IUCN Red List), di Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Papua Barat. Pada perjalanan ini Tim Peneliti memeriksa kesehatan dari 26 ekor hiu paus, serta memasang 7 buah penanda satelit (satellite tag), dan 4 buah penanda akustik (accoustic tag).
Selengkapnya .


img

25 Januari 2017

Jaga Kelestarian, KKP Perpanjang Larangan Ekspor Hiu

KKPNews, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan berkomitmen untuk menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan. Salah satu diantaranya adalah dengan mengatur jenis ikan yang dilarang untuk diperdagangkan, dimasukkan, dan dikeluarkan ke dan dari wilayah Indonesia.
Hal ini diwujudkan dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 48/PERMEN-KP/2016? tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 59/PERMEN-KP/2014 tentang Larangan Pengeluaran Ikan Hiu Koboi (Carcharhinus longimanus) dan Hiu Martil (Sphyrna spp) dari Wilayah Negara Republik Indonesia ke Luar Wilayah Negara Republik Indonesia.
selengkapnya.


img

21 Maret 2016

Prosiding Simposium Hiu dan Pari Indonesia 2015

Setelah melewati beberapa tahap tinjauan sejak hasil penelitiannya dipresentasikan, hasil rumusan Simposium Hiu dan Pari Indonesia yang diselenggarakan pada bulan Juni 2015 silam, telah diterbitkan oleh KKP dan WWF-Indonesia dalam bentuk dokumen prosiding. Prosiding Simposium Hiu dan Pari Indonesia ini merumuskan beberapa poin mengenai kebijakan prioritas yang perlu diterapkan dalam mendukung pengelolaan hiu dan pari di Indonesia berdasarkan informasi dan kajian-kajian terbaru.


img

27 Juni 2013

#SOSHARKS - Sebuah Upaya WWF-Indonesia dalam Menjaga Populasi Hiu

Perairan Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk ikan bertulang rawan (Elasmobranch) seperti hiu. Setidaknya, ditemukan 117 jenis hiu di Indonesia, di antaranya hiu paus, hiu martil, dan hiu koboi. Sebagai predator puncak, hiu berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Satwa ini juga dikenal bereproduksi secara lambat. Saat ini, jumlah populasi hiu di Indonesia tengah mengalami penurunan. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2016, Indonesia merupakan negara produsen hiu terbesar di dunia, dengan kontribusi sebesar 16,8% dari total tangkapan dunia.
selengkapnya.